Jumat, 12 November 2010

pengalaman

Hari itu mendung awan terlihat gelap berhiaskan kabut yang tebal,aku sedikit malas untuk keluar dari ruang kelas meski kakiku ini ingin segera bergegas untuk pulang menuju kerumah.Tapi sungguh aneh pulang terlalu siang ya pukul 14.00 saat itu cukup siang untuk ku berada dirumah kebetulan teman-temanku sama ingin memanfaatkan waktu untuk refresing sejenak.aku dan teman-temanku hanya duduk menikmati hirup-pikuk kota ini.namun tak tau kenapa tiba-tiba terlintas dari ingatanku seorang  yang akhir-akhir ini selalu ad di benakku.harapanku serasa tak pernah usai bila mengingatnya. padahal tak menutup kemungkinan kerja kerasku ini dibalas dengan sambutan indahnya di kota kembang yang kunanti nanti itu.aku semakin berkecil hati apa yang harus aku tunjukkan kepadanya, kepintaran yang dulu ia sebutkan salah satu hal yang membuatnya bangga padaku pun sekarang sudah menjadi abu yang usang.janji janji ku kepadanya pun hanya sebatas kata kata yang tak mungkin terjadi bila melihat realita yang sekarang aku alami.aku hanya orang yang sangat biasa dibandingkan dengannya saat ini. sungguh aku malu bila harus bertemu dengan keadaan seperti ini tapi aku sangat ingin bertamu dengannya walau hanya sedetikpun meski hanya satu langkahku,satu kedipku melihatnya.Rasanya itu tidak mungkin terjadi walau hanya satu detikpun..